Saturday, October 15, 2011

Laporan Pertumbuhan dan Perkembangan Kacang Tanah


BAB I
PENDAHULUAN
1.1.       Latar Belakang
Pertumbuhan adalah proses kenaikan volume yang bersifat irreversibel (tidak dapat balik), dan terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel dan pembesaran dari tiap-tiap sel. Pada proses pertumbuhan biasa disertai dengan terjadinya perubahan bentuk. Pertumbuhan dapat diukur dan dinyatakan secara kuantitatif.
Perkembangan adalah proses menuju dewasa. Proses perkembangan berjalan sejajar dengan pertumbuhan. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan merupakan proses yang tidak dapat diukur. Dengan kata lain, perkembangan bersifat kualitatif, tidak dapat dinyatakan dengan angka.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan
v  Faktor Suhu / Temperatur Lingkungan
Tinggi rendah suhu menjadi salah satu faktor yang menentukan tumbuh kembang, reproduksi dan juga kelangsungan hidup dari tanaman. Suhu yang baik bagi tumbuhan adalah antara 22 derajat celcius sampai dengan 37 derajad selsius. Temperatur yang lebih atau kurang dari batas normal tersebut dapat mengakibatkan pertumbuhan yang lambat atau berhenti
v  Faktor Kelembaban / Kelembapan Udara
Kadar air dalam udara dapat mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan. Tempat yang lembab menguntungkan bagi tumbuhan di mana tumbuhan dapat mendapatkan air lebih mudah serta berkurangnya penguapan yang akan berdampak pada pembentukan sel yang lebih cepat.
v  Faktor Cahaya Matahari
Sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk dapat melakukan fotosintesis (khususnya tumbuhan hijau). Jika suatu tanaman kekurangan cahaya matahari, maka tanaman itu bisa tampak pucat dan warna tanaman itu kekuning-kuningan (etiolasi). Pada kecambah, justru sinar mentari dapat menghambat proses pertumbuhan.
v  4. Faktor Hormon
Hormon pada tumbuhan juga memegang peranan penting dalam proses perkembangan dan pertumbuhan seperti hormon auksin untuk membantu perpanjangan sel, hormon giberelin untuk pemanjangan dan pembelahan sel, hormon sitokinin untuk menggiatkan pembelahan sel dan hormon etilen untuk mempercepat buah menjadi matang.




1.2.       Tujuan
a)    Untuk mengamati proses perkembangan dan pertumbuhan
b)   Membandingkan teori dengan hasil praktek yang telah dilakukan.
c)    Menguji pengaruh hormon auksin terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada tempat gelap dan terang
d)   Menerangkan tentang beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan pada tumbuhan.




Unsur-Unsur Cerpen


Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT Tuhan Semesta Alam karena atas izin dan kehendakNya jualah makalah sederhana ini dapat kami rampungkan tepat pada waktunya.
Penulisan dan pembuatan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia. Adapun yang kami bahas dalam makalah sederhana ini mengenai Cerpen.
Dalam penulisan makalah ini kami menemui berbagai hambatan yang dikarenakan terbatasnya Ilmu Pengetahuan kami mengenai hal yang berkenan dengan penulisan makalah ini. Oleh karena itu sudah sepatutnya kami berterima kasih kepada dosen pembimbing kami yakni pak haerul yang telah memberikan limpahan ilmu berguna kepada kami.
Kami menyadari akan kemampuan kami yang masih amatir. Dalam makalah ini kami sudah berusaha semaksimal mungkin.Tapi kami yakin makalah ini masih banyak kekurangan disana-sini. Oleh karena itu kami mengharapkan saran dan juga kritik membangun agar lebih maju di masa yang akan datang.
Harap kami, makalah ini dapat menjadi track record dan menjadi referensi bagi kami dalam mengarungi masa depan. Kami juga berharap agar makalah ini dapat berguna bagi orang lain yang membacanya.
Belopa, Maret 2011
                                                                                                                 Penulis






Daftar Isi
Kata Pengantar……………………………………………………………………………………..1
Daftar Isi……………………………………………………………………………………………..2
BAB I:Pendahuluan
Latar Belakang……………………………………………………………………………..3
BAB II: Isi
Unsur-unsur cerpen………………………………………………………………………….4
BABIII: Penutup
Kesimpulan……………………………………………………………………………..10
Kritik ……………………………………………………………………………………..10
Saran………………………………………………………………………………………10
Daftar Pustaka…………………………………………………………………………………….11







Bab I
Pendahuluan
a.      Latar Belakang
Cerita pendek (cerpen) merupakan salah satu jenis prosa fiksi. seperti halnya jenis karya sastra lain, cerpen juga merupakan sebuah dunia simbol. Simbol tersebut bisa mengenai permasalahan yang dibahas, ajaran moral yang disampaikan, maupun hal-hal lainnya. Semuanya ditampilkan sebagai simbol sesuai dengan keberadaannya sebagai karya fiksi.
Simbol-simbol tersebut tentu mengandung maksud tertentu yang ingin disampaikan oleh pengarangnya. Namun, untuk memahaminya, pembaca perlu mengkajinya dengan sungguh-sungguh agar dapat menangkap maksud pengarang. Untuk itu, salah satu cara mengkaji cerpen adalah dengan menganalisis unsur-unsur pembangun cerpen.











Bab II
Unsur-Unsur Cerpen

Ü Apa yang di maksud dengan tokoh dan penokohan ?
Tokoh ialah pelaku dalam karya sastra. Dalam karya sastra biasanya ada beberapa tokoh, namun biasanya hanya ada satu tokoh utama. Tokoh utama ialah tokoh yang sangat penting dalam mengambil peranan dalam karya sastra. Dua jenis tokoh adalah tokoh datar (flash character) dan tokoh bulat (round character).
Tokoh datar ialah tokoh yang hanya menunjukkan satu segi, misalny6a baik saja atau buruk saja. Sejak awal sampai akhir cerita tokoh yang jahat akan tetap jahat. Tokoh bulat adalah tokoh yang menunjukkan berbagai segi baik buruknya, kelebihan dan kelemahannya. Jadi ada perkembangan yang terjadi pada tokoh ini. Dari segi kejiwaan dikenal ada tokoh introvert dan ekstrovert. Tokoh introvert ialah pribadi tokoh tersebut yang ditentukan oleh ketidaksadarannya. Tokoh ekstrovert ialah pribadi tokoh tersebut yang ditentukan oleh kesadarannya. Dalam karya sastra dikenal pula tokoh protagonis dan antagonis. Protagonis ialah tokoh yang disukai pembaca atau penikmat sastra karena sifat-sifatnya. Antagonis ialah tokoh yang tidak disukai pembaca atau penikmat sastra karena sifat-sifatnya.
Penokohan atau perwatakan ialah teknik atau
cara-cara menampilkan tokoh. Ada beberapa cara menampilkan tokoh. Cara analitik, ialah cara penampilan tokoh secara langsung melalui uraian pengarang. Jadi pengarang menguraikan ciri-ciri tokoh tersebut secara langsung. Cara dramatik, ialah cara menampilkan tokoh tidak secara langsung tetapi melalui gambaran ucapan, perbuatan, dan komentar atau penilaian pelaku atau tokoh dalam suatu cerita.
Dialog ialah cakapan antara seorang tokoh dengan banyak tokoh.
Dualog ialah cakapan antara dua tokoh saja.
Monolog ialah cakapan batin terhadap kejadian lampau dan yang sedang terjadi.
Solilokui ialah bentuk cakapan batin terhadap peristiwa yang akan terjadi.


Macam macam penggambaran tokoh oleh pengarang :
* realistis atau tidak realistis.
Realistis adalah sebagaimana manusia pada umumnya, mempunyai kelebihan dan kekurangan. Tidak realistis sebaliknya adalah penggambaran tokoh yang berlebihan: yang baik digambarkan baik sekali tanpa kekurangan seperti superman, sedangkan yang buruk atau jahat digambarkan kelewat jahat tanpa ada setitik kebaikan (contoh lain: yang beruntung selalu beruntung, yang malang terlalu malang).


* karikaturis
Penggambaran tokoh yang ringkas dengan berlebih-lebihan menekankan ciri-cirinya yang menonjol. Penggambaran ini digunakan untuk maksud meledek, mengejek ataupun menyindir. Sering karenanya tokoh tampil lucu.
* stereotipical
Penggambaran tokoh yang digunakan hanya untuk mewakili gambaran umum yang dimiliki masyarakat tentang kelompok tertentu. Misalnya seorang tokoh wanita yang stereotypical adalah lemah, suka menangis dll.

Ü  Bagaimana cara mengidentifikasi tokoh cerpen ?
            Bila kita ingin mengetahui karakter atau watak tokoh cerpen, kita dapat mencari dengan mengidentifikasikan berdasarkan penampilan fisiknya dalam cerita, cara bergaul, cara memandang hidup, cara berbicara, cara berpikir cara bertingkah laku, cara menyelesaikan masalah, cara hidup, dan lain lain.
            Untuk mengidentifikasi tokoh, ada 3 hal yang bisa di lihat, yaitu :
¯  fisiologi meliputi ciri muk, ciri tubuh, usia, jenis kelamin, pakaian.
¯  Psikologi perasaan, pola pikir, pola bicara, pola tingkah laku.
¯  Sosiologis meliputi pekerjaan, jabatan, pendidikan, ideologi, status sosial,aktivitas sosial, kepercayaan, kehidupan pribadi.
¯  Tokoh pembantu
Ü  jelaskan yang dimaksud dengan latar ?
            latar merupakan lukisan tempat, hubungan, waktu, lingkungan sosial,tempat terjadinya peristiwa. Fungsi latar dalam cerpen adalah untuk lebih menghidupkan cerita dan untuk menggambarkan situasi batin atau psikologis tokoh.

Ü  jelaskan macam-macam latar cerpen ?
  1. latar tempat
Latar tempat ialah tempat atau daerah terjadinya sebuah peristiwa dalam cerita. Sangat mungkin latar tempat sebuah teks prosa terdapat di dalam ruangan dan tidak menutup kemungkinan latar tempat terjadi di ruang lingkungan. Di jalanan atau di sebuah kota misalnya.
2.      Latar waktu
Latar waktu ialah waktu terjadinya sebuah peristiwa dalam cerita. Latar waktu bisa berupa detik, menit, jam, jari, minggu, bulan, tahun, dan seterusnya. Tetapi juga sangat mungkin pengarang tida menentukan secara persis tahun, tanggal atau hari terjadinya peristiwa, namun hanya menyebutkan saat Hari Raya, Natal, tahun baru dan sebagainya yang pada akhirnya juga akan engacu kepada waktu seperti tanggal dan bulan tergantung latar tempat dalam cerita. Misalnya tahun baru di Indonesia identik dengan 1 Januari, namun di Arab tahun baru lebih identik pada 1 Muharram.
3.      Latar Alat
Latar alat ialah benda-benda yang digunakan tokoh dalam sebuah cerita dan berhubungan dengan suatu lingkungan kehidupan tertentu. Misalnya laptop, pena, buku catatan, KTM merupakan alat-alat yang khas dimiliki mahasiswa.





4.      Latar sosial
Latar sosial ialah lingkungan hidup dan sistem kehidupan yang ada di tengah-tengah para tokoh dalam sebuah cerita. Pada umumnya latar sosial berhubungan erat dengan tiga latar lainnya. Misalnya seorang mahasiswa umumnya tinggal di kos dan hanya memiliki dua buah gelas di kamarnya dan seseorang bisa dipastikan menduduki kelas sosial yang tinggi dalam sistem kehidupan bila ia memiliki sopir dan pergi dengan alat transportasi mobil BMW.

Ü  jelaskan apa yang di maksud dengan alur ?
Alur adalah cerita yang berisi urutan kejadian, namun tiap kejadian itu hanya dihubungkan secara sebab akibat, peristiwa yang satu disebabkan atau menyebabkan terjadinya adalah segala keterangan, petunjuk, pengacuan yang berkaitan dengan waktu, ruang, dan suasana terjadinya peristiwa dalam suatu karya sastra.

Alur dan Sudut Pandang
Alur
Seorang pengarang dalam menggerakkan cerita tentu dengan jalan mengalirkan kisah itu melalui peristiwa demi peristiwa, sehingga jalan cerita dapat dimengerti oleh pembacanya. Jalan cerita tersebut layaknya disebut alur. Esten (1984:27) mengatakan: “Alur adalah urutan (sambung-sinambung) peristiwa-peristiwa dalam sebuah cerita rekaan.”
Aminuddin (1987:83) mengatakan: “Alur adalah rangkaian cerita yang dibentuk oleh tahapan-tahapan peristiwa sehingga menjalin suatu cerita yang dihadirkan oleh para pengarang dalam suatu cerita.“
Peristiwa-peristiwa dalam alur selalu disusun secara logis, seperti yang dikemukakan Sujiman (1988:30) peristiwa dalam cerita disusun di antaranya: alur linier atau tersusun, menyajikan rentetan peristiwanya secara temporal,


Sudut pandang
Sudut pandang atau poin of  view merupakan pusat pengisahan, sebab posisi pengarang dalam sebuah cerita harus mampu menempatkan diri. Pendapat Aminuddin (1987:90) bahwa titik pandang adalah cara pengarang menampilkan para pelaku dalam cerita yang dipaparkannya.
Jadi, seorang pengarang memainkan dirinya dalam sebuah cerita itu, harus mampu meletakkan diri semestinya di mana tempat sudut pandangnya, misalnnya si pengarang menjadi tokoh utama atau aku, tetapi kemungkinan juga berposisi sebagai narator, atau pengarang menjadi dalang dalam kisah yang dibuatnya itu.

Menurut Arifin (1991:103) pusat pengisahan dapat berupa:
a. pengarang sebagai tokoh cerita;                                                                                                              
b. pengarang sebagai tokoh sampingan;
c. pengarang sebagai pengamat (orang ketiga); dan
d. pengarang sebagai pemain dan moderator.
Ü  jelaskan cara mengidentifikasi alur ?
            Apakah kamu masih ingat yang di maksud dengan alur?suatu cerita hampir selalu dimulai dengan memperkenalkan latar, tokoh, dan hubungan antartokohnya. Bagian awal demikian disebut pendahuluan atau pemaparan.
            Supaya kisahnya menarik, pengarang menciptakan ketegangan ketgangan atau pertikaian antartokohnya. Bagian itu disebut rumitan atau konflik. Rangkaian konflik antartokoh dibuat semakin meruncing untuk menciptakan klimaks(puncak pertikaian). Namun, orang tidak bisa hidup terus menerus dalam konflik sehingga harus ada peristiwa yang mengubah atau membalikkan jalannya cerita. Bagian seperti itu disebut leraian, yang menyajikan rangkaian peristiwa untuk menyelesaikan konflik antar tokoh. Bagian akhir cerita disebut selesaian.
           
Secara umum, alur cerita di susun dengan struktur secara urut dari pemaparan menuju rumitan.rumitan menjadi semakin kompleks dan mencapai klimaks. Setelah klimaks, muncul leraian, dan akhirnya selesaian.maka bagian dari ketiga tersebut itu yang di namakan alur dalam sebuah cerita.alur mengikuti pola pemaparan-rumitan-klimaks-leraian-selesaian.
            Akan tetapi, cerpen sebagai karya imajinatif, memungkinkan pengarang memainkan urutan bagian cerita sesuai dengan keinginannya. Pengarang bebas menciptakan alur sesuai yang di inginkannya.

















Bab III
v  Kesimpulan
Cerita pendek (cerpen) merupakan salah satu jenis prosa , cerpen juga merupakan sebuah dunia simbol. Dalam cerpen terdapat beberapa unsur-unsur pembangun yaitu:
·         Tokoh dan penokohan.
Tokoh ialah pelaku dalam karya sastra yang dibagi menjadi 4 yaitu: protagonis, antagonis, tritagonis dan tokoh pembantu.
·         Latar 
Latar merupakan lukisan tempat, hubungan, waktu, lingkungan sosial,tempat terjadinya peristiwa. Terdiri dari latar waktu, latar tempat, Latar sosial, dan latar alat
·         Alur
Alur merupakan rangkaian peristiwa yang membentuk cerita.


v  Kritik:

v  Saran:










Daftar Pustaka
Suryanto Alex, Haryanta Agus. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia. Tangerang. Erlangga.
www.google.com, Jumat 25 Maret 2011

Kumpulan pidato Lengkap


 PIDATO MENUNTUT ILMU
Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Bismillahirrohmanirrohiim

الحمد لله رب العالمين و به نستعين على أمور الدنيا و الدين. أشهد أن لا إله إلا الله و أشهد أن محمدا رسول الله، أما بعد :
Yang saya hormati Dewan Juri !
Yang saya hormati Rekan-rekan peserta lomba !
Serta hadirin dan hadirat yang berbahagia !
Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan pidato tentang menuntut ilmu.
Menuntut ilmu adalah wajib bagi umat islam. Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW, menyuruh umatnya untuk menuntut ilmu. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW :
طلب العلم فريضة على كل مسلم و مسلمة
Artinya :” Mencari ilmu itu wajib atas setiap orang islam, laki-laki atau perempuan.”

Sejak kapan kita menuntut ilmu ? Dalam ajaran Islam, seseorang dituntut untuk mencari ilmu sejak dalam buaian hingga masuk liang lahad.

Nabi Muhammad SAW bersabda :

اطلب العلم من المهد إلى اللحد

Artinya :” Tuntutlah ilmu itu sejak dalam buaian, hingga masuk liang lahad.”

Ajaran islam dalam menuntut ilmu sesuai dengan program yang dikembangkan sekarang tentang kewajiban belajar, yaitu ‘long life education’ maksudnya menuntut ilmu seumur hidup.
Tetapi dalam islam, seseorang disamping menuntut ilmu dan teknologi ( iptek ) harus diiringi dengan iman dan taqwa ( imtaq ). Sebab dengan hanya ilmu pengetahuan saja, seseorang dapat menjadi bebas hingga membuat dia sesat, namun ilmu pengetahuan yang diiringi dengan iman dan taqwa, insya Allah akan bermanfaat baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat.
Mengapa kita harus menuntut ilmu ? Apa gunanya menuntut ilmu ?
Pertama : Kita menuntut ilmu agar pandai, agar tak bisa ditipu orang, agar dapat memimpin bangsa dan negara ini dengan baik.
Ilmu adalah kekuatan, yang dengan kekuatan itu kita dapat menguasai dunia. Lihatlah negara-negara yang telah memiliki teknologi tinggi, seperti : Amerika, Jepang, Jerman, dan lain-lain. Dengan sebab mereka menguasai ilmu dan teknologi, mereka dapat menguasai dunia.
Hal ini seperti kata orang Barat, “ Knowledge is a power “, artinya “ Ilmu pengetahuan adalah kekuatan.”
Sejarah telah memberi pelajaran yang berharga kepada kita, yaitu sebab kebodohan kita; kita telah dijajah oleh Belanda selama 3 ½ abad dan oleh Jepang 3 ½ tahun.
Kedua : Dengan ilmu, kita akan dapat hidup di dunia ini dengan selamat. Karena ilmu itu adalah cahaya yang akan menunjuki dan menerangi jalan kita. Seperti kata pepatah Arab :
العلم نور والجهل ظلام

Artinya : “ Ilmu itu cahaya dan bodoh itu kegelapan .”
Ketiga : Dengan perkembangan ilmu dan teknologi dapat membantu pekerjaan kita. Seperti dengan ditemukannya komputer, mesin foto copi, dan lain-lain dapat membantu kita membuat surat.
Keempat : Menuntut ilmu merupakan ibadah. Orang yang menuntut ilmu mendapat pahala dari Allah SWT dan perbuatannya termasuk berjuang di jalan Allah, jikalau mati, maka matinya syahid.
Rosulullah bersabda :
من خرج في طلب العلم فهو في سبيل الله حتى يرجع

Artinya : Siapa yang keluar menuntut ilmu, berarti ia berjuang di jalan Allah SWT sampai dia pulang ke rumahnya.”
Kelima : orang yang menuntut ilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Sebagaimana firman Allah dalam Al Quran surat Al Mujadalah ayat 11 :

يرفع الله الذين آمنوا منكم و الذين أوتوا العلم درجات

Artinya : “ Allah akan mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat.”

Demikian pidato saya tentang menuntut ilmu, semoga bermanfaat bagi saya khususnya, dan bagi kita semua pada umumnya.
Mohon maap jikalau ada kesalahan baik sengaja atau tidak, semua saya serahkan kepada Allah, yang benar datangnya hanya dari Allah SWT serta yang salah dari diri pribadi saya yang dho’if.
Wabillahit taufiq wal hidayah, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh !


Nirwana Kasim
XII.IPA.B










Bismillahirrohmanirrohim.
Yang saya hormati Ibu selaku Guru
Serta teman-teman yang saya cintai.
Assalamu’alaikumn Wr Wb
Pertama-tama marilah kita ucapkan puji syukur kepada Allah SWT atas karunia-Nya sehingga kita masih diberi kesempatan pagi ini untuk mengikuti Ujian Praktek bahasa Inggris ini. Amin…
Pada kesempatan pagi ini saya akan menyampaikan pidato saya tentang penyalahgunaan Narkoba dikalangan generasi muda pada umumnya.
Perlu kita ketahui bahwa Narkoba atau Narkotika saat ini masuk di Indonesia terutama dikalangan generasi muda. Narkoba atau zat psikotropika merupakan zat atau bahan-bahan kimia yang dapat mengubah pikiran, perasaan, fungsi mental dan perilaku seseorang selain itu zat psikoaktif atau biasa disebut dengan zat psikotropika ini adalah sejenis obat, narkotika, alkohol dan lainya yang membuat mabuk dan digunakan diluar tujuan pengobatan.
Seperti telah kita ketahui bersama, bahwa obat merupakan benda kimia yang mengandung zat yang dapat menyembuhkan penyakit. Namun, obat kadang-kadang berakibat menjadi penyakit  apabila tidak digunakan sebagaimana mestinya.
Dampak pemakaian narkoba/narkotika bagi tubuh manusia jelas dapat merusak otak, saraf dan organ tubuh lainnya. Oleh karena itu sudah seharusnya generasi muda menghindarkan diri dari pemakaian narkoba yang sangat dilarang oleh pemerintah dan agama.
Upaya yang dilakukan ialah sejak dini kita harus mewaspadai diri sendiri melalui pendidikan yang luas dan pengajaran pemberian informasi yang positif.
Pendidikan, usaha sadar manusia secara berencana yang akan ditunjukan pada perilaku manusia diseluruh aspek kepribadian baik aspek pengetahuan (kognitif) emosi (afektif) kemauan (konoaktif) maupun ketrampilan (psiko-motorik).
Belajar hidup bertanggung jawab, menjauhi narkoba merupakan model pendidikan. Jangan sia-siakan masa muda kita dengan hal-hal yang tidak  bermanfaat bagi dunia dan akhirat.
Jauhi narkoba dan jangan pernah untuk mendekati/menyentuh narkoba “narkoba berbahaya”
Salam generasi muda
“SAY NO TO DRUGS”
Demikian pidato dari saya, jika ada kesalahan dalam penyampaian kata saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Wassalamu’alaikum Wr WB
Assalamu’alaikum Wr Wb
Yang terhormat Ibu Kepala Sekolah
Yang terhormat Bapak dan Ibu Guru
Serta teman-teman yang saya sayangi.
Dan Adik-adik kelas yang berbahagia.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya kida semua dapat berkumpul di tempat ini dengan sehat walafiat. Dan kita disini untuk membahas tentang kenakalan remaja yang marak terjadi disekitar kita. Dan tidak lupa shalawat serta salam mari kita haturkan kepada Nabi Muhammad SAW yang selalu kita nantikan safaatnya di Yaumul Kiamah Allahhumma amin……
KENAKALAN REMAJA
Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang disekitarnya.
Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang melalui masa kanak-kanak, namun belum cukup matang untuk dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi.
Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti?
Masalah kenakalan remanja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal pada tahun 1899 di Illionis, Amerika Serikat.
Jenis-jenis kenakalan remaja yaitu
• Penyalah gunaan Narkoba
• Tawuran antar pelajar
• Seks bebas
Adapun hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja yaitu:
• Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri
bisa disegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan.
• Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya untuk
melakukan point pertama.
• Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga yang
harmonis, komunikatif dan nyaman bagi remaja.
• Remaja pandai memilij teman dan lingkungan yang baik serta
orangtua memberi arahan dengan siapa dan komunitas mana
remaja harus bergaul.
• Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah tepengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.
Demikian pidato yang dapat saya sampaikan lebih kurangnya saya mohon maad sebesar-besarnya akhir kata wabilahitaufik walhidayah.
Wassalamu’alaikum Wr Wb.


WIWI SARIPUTRI
XII IPA.B

Contoh Pidato


Judul Naskah Pidato: Kita Harus Mandiri

Assalamu'alaikum wr.wb.

Yang kami hormati bapak kepala sekolah. Yang Kami hormati bapak wali kelas. Yang kami hormati pula bapak dan ibu guru kami. Juga rekan-rekan yang saya cintai.

Pertama-tama kami sangat bersyukur kepada Tuhan Yang maka esa atas curahan rahmat-Nya yang diberikan kepada kita, sehingga pada kesempatan yang baik ini kita dapat berkumpul, ber-muwajahah di tempat ini, ditempat yang berbahagia ini.

Rekan-rekan yang saya cintai.
Kita tahu bahwa masa muda masa yang sangat labil. Mudah dipengaruhi oleh banyak faktor baik positif maupun negatif. Biasanya faktor negatiflah yang lebih cepat diserap oleh kawan-kawan kita yang lainnya. Ini tentu berakibat buruk terhadap kehidupan dimasa yang akan datang.

Bisa kita lihat diberbagai media baik media cetak maupun elektronik, juga dalam kehidupan sehari-hari ini. Tingkah laku mereka sangat tidak terpuji. Ini tentu sangat disayangkan oleh kita yang merasa satu generasi. Mereka ada yang hamil diluar nikah, ada yang ikut geng motor, ada yang bolos sekolah ada yang jadi pecandu narkoba dan lain sebagainya. Sehingga generasi kita tercoreng oleh tingkah segelintir dari generasi muda yang tidak bertanggung jawab.

Rekan-rekan yang saya banggakan.
Kita sebagai generasi muda yang masih diberi kesadaran kiranya untuk selalu saling mengingatkan akan bahaya-bahaya pergaulan bebas di atas, pergaulan negatif di atas. Jangan sampai kita jadi korban namun kita sendiri tidak merasa bahwa kita jadi korban.

Kiranya sudah bukan saatnya lagi kita mudah tergoda dan terbujuk, bukan saatnya lagi kita tidak punya pendirian. Kita harus menyadari hidup yang sekali ini harus dimanfaatkan secara baik-baik. Jangan sampai kita menyianyiakan masa muda ini yang kemudian menyesal dimasa tua.

Kita harus punya prinsip dalam hidup, kita harus mandiri dan mampu membawa diri sehingga bukan kita yang menjadi korban jaman, bukan kita yang menjadi korban lingkungan. tetapi mari kita menjadi generasi yang justru mampu membawa perubahan bagi masyarakat.

Sebagai generasi muda, banyak potensi yang bisa kita kembangkan. Banyak potensi yang bisa kita optimalkan. Bukan untuk siapa-siapa melainkan untuk kita sendiri. Untuk kebaikan kita dimasa yang akan datang.

Rekan-rekan dan hadirin yang saya banggakan.
Marilah sudah saatnya kita sebagai generasi muda untuk bangkit dari tidur dan menunjukkan kepada dunia bahwa kita pun mampu. Kita punya sesuatu yang berharga yang patut diperhitungkan. Kita pastikan bahwa kita bukan generasi sampah yang bisanya hanya menjadi beban orang tua dan beban lingkungan.

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan mulai dari sekarang :
• pertama, sekuat tenaga kita belajar yang rajin dan tunjukkan kepada orang tua bahwa kitapun mampu meraih nilai yang terbaik.
• kedua, sekuat tenaga tidak terbawa pengaruh oleh teman-teman kita yang lain yang senangnya membolos karena suatu saat mereka akan merasakan sendiri akibatnya. Bisa jadi anaknya nanti akan seperti mereka, susah di atur dan melawan orang tua sebagaimana yang mereka lakukan saat ini. tentu ini tidak kita harapkan.
• ketiga, Berapapun kita dikasih ongkos maka sekuat tenaga untuk bisa mengatur sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran. Jangan pernah UNIKO-usaha nipu kolot. Karena ini biang yang membuat kita tidak mendapat berkah dimasa yang akan datang.
• keempat, cari teman gaul dan tempat gaul yang positif baik di sekolah maupun di luar sekolah. Pergaulan kita akan membentuk karakter kita secara perlahan.
Sebagai pelajar barangkali empat langkah sederhana ini bisa kita praktekkan mulai saat ini. Kita menentukan nasib kita dimasa depan. Karenanya saya berpesan kepada rekan-rekan semua marilah kita manfaatkan masa muda ini sebaik-baiknya agar masa depan kita cerah.

Demikian yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf jika ada salah kata.
Assalamu'alaikum wr.wb.